Asuransi Konvensional Dan Asuransi Syariah

asuransi terbaikBanyak hal yang harus dipikirkan sebelum memilih asuransi jiwa sebagai jaminan proteksi hidup. Terlebih lagi dengan banyaknya jenis asuransi yang ada di Indonesia, terutama pada dua kelas asuransi besar yakni asuransi konvensional dan syariah. Bagi masyarakat awam, hal-hal seputar asuransi konvensional dan asuransi syariah masih sulit untuk dipahami. Masih banyak yang belum diketahui apa yang dimaksud dengan asuransi konvensional dan apa yang dimaksud dengan asuransi syariah. Bahkan, tidak jarang masyarakat yang masih kebingungan dengan perbedaan di antara keduanya. Jika masih merasakan kebingungan seperti ini, tentunya masyarakat akan kesulitan untuk memilih asuransi terbaik yang ingin mereka gunakan. Nah, berikut ini akan dijabarkan penjelasan mengenai asuransi, asuransi konvensional, dan asuransi syariah.

  • Pertama, asuransi. Secara sederhana, asuransi adalah prinsip kerja sama antara pihak nasabah dan pihak asuransi untuk memberikan perlindungan finansial pada nasabah. Jenis proteksi yang diberikan biasanya tergantung pada pilihan nasabah karena pihak asuransi memiliki banyak pilihan proteksi. Pembayaraan biaya untuk mengganti jaminan proteksi pun berbeda-beda.
  • Kedua, asuransi konvensional. Asuransi konvensional dikenal sebagai sistem asuransi yang dianut oleh perusahaan asuransi kebanyakan. Dalam asuransi konvensial, dikenal sistem premi dan polis di mana nasabah diharuskan membayar sejumlah premi setiap bulannya pada perusahaan asuransi untuk mengganti biaya polisnya.
  • Ketiga, asuransi syariah. Berbeda dengan asuransi konvensional di mana seorang nasabah diharuskan membayar premi kepada pihak asuransi, dalam asuransi syariah tidak berlaku sistem tersebut. Dalam asuransi syariah, dikenal sistem kontribusi. Sistem yang dianut asuransi syariah adalah prinsip bagi hasil alias tabarru’ yang artinya tolong-menolong. Jadi, nasabah tidak perlu membayarkan premi namun diwajibkan untuk ‘menyumbang’ dana tabarru’ secara rutin. Dana tabarru’ inilah yang nantinya akan digunakan untuk membayarkan risiko yang terjadi pada nasabah lain.

Itu dia perbedaan antara asuransi konvensional dan asuransi syariah.  Pilihlah asuransi yang sesuai dengan keinginan dan tujuan kita. Dan jangan lupa untuk mengecek kredibilitas perusahaan asuransi yang akan kita gunakan sebelum memutuskan untuk mendaftar jaminan proteksi jiwa. (Tr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE