Begini Tampilan Situs Internet Pertama di Dunia

situs pertama di duniaDi tengah banyaknya situs yang merajai di dunia internet, pernahkah terlintas di benakmu bagaimana tampilan situs pertama ketika ia pertama kali diciptakan? Kemajuan dunia internet yang sangat cepat memang membuat kita melupakan bagaiamana awal terciptanya. Nah, dalam artikel berikut, kami akan membawa kamu mengenali situs pertama di dunia internet dan bagaimana tampilannya. Segera siapkan paket internet cepat dan murahmu untuk membaca artikel ini, ya!

Pada tanggal 6 Agustus 1991, Tim Berners-Lee, seorang computer scientist berhasil membuka situs internet pertama di dunia yang bisa diakses oleh publik. Meski keberhasilan ini akan menjadi tonggak perkembangan dunia internet, saat itu tidak ada perayaan mewah dan penghargaan mumpuni atas keberhasilan Lee. Lee menuliskan alamat situs buatannya (http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html) dalam sebuah grup komunikasi antar komputer yang terhubung melalui jaringan bernama Usenet.

Situs yang dibuat Lee merupakan proyek pribadinya yang diberi nama World Wide Web. Meski sudah dipublikasikan dalam grup, situs tersebut tidak langsung mendapatkan pengunjung. Tepatnya pada tanggal 23 Agustus 1991 atau beberapa minggu setelah perilisan, kunjungan pertama pun masuk ke dalam situs ini.

Di dalam situs yang tampak sederhana itu, tertulis penjelasan singkat tentang “World Wide Web”. Paling tidak, beginilah yang ditulis oleh Tim Berners-Lee sebagai penggagas:

World Wide Web

The WorldWideWeb (W3) is a wide-area hypermedia information retrieval initiative aiming to give universal access to a large universe of documents.

Everything there is online about W3 is linked directly or indirectly to this document, including an executive summary of the project, Mailing lists, Policy, November’s W3 news, Frequenly Asked Questins.

Tidak hanya itu, situs tersebut juga menampilkan beberapa page yang ditulis dalam bentuk list. Di antaranya adalah What’s out there?, Help, Software Products, Technical, Bibliography, People, History, How Can I Help?, dan Getting Code.

Jika dilihat secara visual, situs ini memang jauh lebih sederhana dan juga terlihat membosankan jika dibandingkan dengan situs masa kini yang penuh dengan ilustrasi dan warna. Hanya saja, situs inilah yang menjadi titik tolak dari semua situs yang kita gunakan saat ini. Pada tahun 1993, National Center for Supercomputing Application (NCSA) membuat browser bernama Mosaic yang menjadi nenek moyang dari browser masa kini seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, dan juga Safari. Hadirnya Mosaic membuat penggunaan situs menjadi lebih banyak digunakan.

Bagaimana menurut kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE