Berburu Jajanan Khas Ibukota yang Lezat dan Nikmat

Bisnis pariwisata Indonesia yang berkembang di pelosok Indonesia ternyata tidak membuat warga daerah gentar untuk datang ke Ibukota Jakarta. Berbanding terbalik dengan warga ibukota yang justru berlomba-lomba untuk menjelajah ke pelosok Indonesia demi menikmati pemandangan yang ciamik, warga daerah justru bermimpi untuk menjejakkan kaki di Jakarta. Nah, buat kamu yang sudah punya plan untuk pergi ke Jakarta, jangan lupa cicipi jajanan khas Ibukota berikut ini:

  1. Belum ke Jakarta kalau belum coba Es Krim Ragusa!

Yap, setelah jalan-jalan seru di Monumen Nasional alias Monas, berjalanlah sebentar ke arah Stasiun Juanda. Pada sebuah gang kecil yang berada di dekat Monas, terdapat sebuah toko es krim terkenal di seantero Jakarta. Namanya adalah Ragusa. Konon, kedai es krim ini berdiri sejak tahun 1932 dan didirikan oleh orang asing.

Es Krim Ragusa

Sejarahnya sendiri cukup menarik. Dulu, sekitar tahun 1930an, dua bersaudara yang berkebangsaan Italia tengah belajar menjahit di Jakarta. Keduanya kemudian berteman dengan perempuan Eropa di Bandung, yang kebetulan memiliki peternakan sapi perah. Perempuan ini sering memberikan susu sapi murni pada kedua bersaudara hingga pada satu ketika keduanya bingung mau diapakan susu ini. Pada akhirnya, mereka mengolah susu tersebut menjadi sebuah es krim yang kemudian disukai banyak orang dan kemudian mendirikan toko yang diberi nama Ragusa.

Es krim di Ragusa sendiri memiliki berbagai rasa seperti cokelat, vanila, mocca, nougat, stroberi, durian, dan rum raisin. Harganya pun sangat ramah di kantong karena berkisar antara Rp15.000 hingga Rp35.000 saja.

  1. Mie Ayam 4 Dekade di Gondangdia

Buat para pecinta mie ayam, Mie Ayam 4 Dekade yang berada di Gondangdia ini tidak boleh dilewatkan. Konon, kedai mie ayam ini selalu dipenuhi pembeli, tidak hanya dari kalangan orang biasa tetapi juga selebriti kelas atas.

Mie Ayam GondangDia

Mie Ayam Gondangdia ini didirikan oleh Toe Wah Seng pada tahun 1968. Namun demikian, saat ini gerainya dikelola oleh generasi ketiga Toe Wah Seng yakni Rino Chandika. Ada berbagai menu yang disajikan di tempat ini, namun yang legendaris pastinya adalah mie ayamnya. Dengan merogoh kocek mulai dari Rp15.000 hingga Rp50.000, kamu bisa menikmati kelezatannya.

  1. Icip Asinan Segar di Rawamangun

Mau coba menu yang segar-segar di siang hari? Seru banget nih kalau kamu mencicipi asinan segar yang berada di Rawamangun! Adalah Asinan Kamboja H. Mansyur yang terletak di Rawamangun. Toko ini menjual asinan sayuran dan buah segar yang sangat legendaris karena rasanya.

Asinan Betawi Kamboja

Youtube : GEOLIVE ID

Didirikan pada tahun 1970an, asinan ini dibuat dengan menggunakan resep turun temurun yang pastinya beda dari rasa asinan pada umumnya. Rasa asinan betawi yang khas dan unik ini pastinya bisa membuat lidahmu bergoyang saking manis dan pedasnya. Disarankan untuk datang ke sini di pagi hari jika tidak ingin kehabisan atau antri panjang, ya!

Mana yang paling ingin kamu coba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE