Beribadah Plus Berwisata, Why Not?

Banyak agen tur yang melayani perjalanan untuk umrah sekaligus paket tour ke Turki dengan harga yang tidak terlalu mahal. Setelah melaksanakan ibadah umrah, jamaah akan mengunjungi kota Istanbul di Turki selama beberapa hari. Di sana, peserta tur akan diajak mempelajari sejarah mengenai terbentuknya Turki dan beberapa bangunan kuno yang sudah direnovasi dan masih berdiri hingga saat ini.

Beberapa di antaranya yaitu masjid dan museum Hagia Sophia yang dulunya merupakan sebuah gereja sebelum akhrinya dinonaktifkan dan diangkat menjadi museum untuk mengenang sejarah. Hagia Sophia sendiri pada awalnya dibangun sebagai masjid. Namun karena pergantian pemerintahan di Turki, Hagia Sophia diubah menjadi gereja sebelum kembali menjadi masjid dan pada akhirnya menjadi museum bersejarah.

museum Hagia SophiaPada langit-langit bangunan Hagia Sophia, terdapat gambar Bunda Maria atau Siti Maryam yang tengah menggendong Yesus Kristus. Oleh pemerintahan sebelumnya, gambar tersebut hanya ditutupi oleh semacam plaster untuk menghormati agama Kristen dan tidak dihancurkan atau dihapus. Ketika Hagia Sophia berubah fungsi menjadi museum, plaster-plaster yang menutupi gambar kegerejaan pun dilepas dan dibiarkan berdampingan dengan tulisan “Allah SWT” dan “Muhammad SAW”.

Beranjak dari Hagia Sophia, peserta tur dapat menikmati pemandangan selat Bosphorus yang memisahkan antara Turki bagian Eropa dan Turki bagian Asia. Selat Bosphorus juga merupakan satu-satunya selat yang memisahkan dua benua sekaligus. Di samping selat Bosphorus, tepatnya di bagian pantai Eropa, terdapat kastil-kastil kuno. Salah satunya yang terkenal adalah Istana Dolmabahçe atau Dolmabahçe Palace.

Istana DolmabahçeIstana Dolmabahçe merupakan pusat administratif kekaisaran Ottoman dan memiliki suatu ciri khas yang unik, yakni ketika memasuki halamannya maka Anda dapat melihat bahwa sisi bagian kiri dan bagian kanan istananya sama persis, bahkan seperti pantulan di cermin alias simetris. Anda bebas berkeliling di area taman tetapi dilarang untuk mengambil foto di dalam istananya sendiri.

Di dalam istana, Anda akan melihat berbagai ruangan yang dahulu digunakan oleh sultan beserta seluruh anggota keluarganya untuk melangsungkan kehidupan sehari-hari. Anda juga dapat melihat berbagai koleksi senjata yang digunakan oleh Ottoman Empire di dalam istana.

Selain Istana Dolmabahçe, Istanbul juga terkenal dengan komplek Hippodrome, yang di dalamnya terletak Istana Topkapi dan Masjid Biru atau yang lebih dikenal dengan Masjid Sultan Ahmed bagi warga lokal. Di dalam istana Topkapi, Anda juga tidak diperbolehkan untuk mengambil foto, tetapi Anda boleh mengambil foto di luar ruangan istana. Pemandangan Selat Bosphorus dari teras Istana Topkapi juga tidak kalah cantik dengan Istana Dolmabahçe.

Selain mengunjungi tempat-tempat bersejarah, Anda juga disarankan mencicipi berbagai kuliner lezat khas Turki seperti turkish delight, kunefe dan baklava. Kopi Ottoman juga tidak kalah populer sebagai minuman yang menarik perhatian para wisatawan yang berkunjung. Jangan pula melewatkan festival bunga lili setiap akhir Maret dan awal April.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE