Berwisata ke Situs Candi Rimbi, Surabaya

Bagi sebagian orang, khususnya yang berasal dari luar Jawa, berkunjung ke Surabaya bukanlah hal yang bisa sering mereka lakukan. Karena itulah, tentunya akan sayang jika kita hanya menghabiskan sebagian besar waktu kita di Surabaya Hotel, tanpa menikmati keindahan kota ini. Apalagi, bagi kita yang sangat menyukai wisata sejarah, kota ini memiliki banyak sekali tempat wisata yang sangat berkaitan dengan sejarah bangsa Indonesia. Tidak hanya saat masa penjajahan saja, tetapi juga ketika masa kejayaan kerajaan Majapahit. Salah satu tempat bersejarah yang berkaitan dengan zaman kerajaan Majapahit adalah candi rimbi.

Candi Rimbi

Candi ini terkadang disebut dengan nama Candi Arimbi, dan berlokasi di Desa Pulosari, Kec. Bareng, Kab. Jombang, Jawa Timur. Situs ini berada di lahan seluas 896,56 meter persegi dan berada pada tanah yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Pondasi dari candi ini dibuat dari batu bata yang disusun hingga setinggi 1 meter, sementara untuk candinya sendiri terbuat dari batu andesit. Candi ini berukuran panjang 13,24 meter, lebar 9,10 meter dan tinggi 12 meter. Meskipun hampir sebagian besar bagian atas dari candi ini telah hancur, namun candi ini tetaplah memiliki daya tarik bagi para wisatawan.

Pada candi ini, terdapat relief dan arca yang menggambarkan manusia dan hewan. Disalah satu reliefnya, ada yang menggambarkan sepasang manusia (pengantin) yang berada dalam gentong. Meskipun belum ada yang mengetahui pasti kisah dalam relief ini, namun dipercaya bahwa relief ini menceritakan tentang binatang dan keagamaan. Hal ini diperkuat dengan keberadaan relief di sisi timur yang menggambarkan tentang kegiatan keagamaan.

Berdasarkan dari arsitektur bangunan, Candi ini merupakan candi agama Hindu. Hal ini diperkuat dengan berbagai arca yang berada dipelataran candi dan bahan yang digunakan dalam pembuatan candi (batu andesit merupakan salah satu ciri khas candi Hindu). Candi ini dipercaya pernah menjadi pintu masuk bagian Selatan Kerajaan Majapahit. Sementara, sebagian masyarakat meyakini bahwa candi ini merupakan representasi dari Prabu Tribuana Tunggadewi. Hal ini didasarkan pada arca Purwati yang terdapat pada bagian tengah Candi. Namun, arca ini tidak lagi ada di candi tersebut, melainkan tersimpan di Museum Nasional Jakarta. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE