Buku dengan Penjualan Terlaris

Buku dengan Penjualan TerlarisAda yang menyatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku, kita bisa bepergian tanpa harus mengeluarkan dana dan menjelajah dunia tanpa harus menggerakan kaki. Dengan buku pula, kita bisa mempelajari banyak hal baru dan menakjubkan hanya dengan membacanya. Banyak hal seru yang bisa dilakukan dengan buku dan hidup terlalu singkat untuk menelusuri seluruh pelosok dunia. Oleh sebab itu, saking berharganya keberadaan sebuah buku, tidak heran jika buku menempati posisi sebagai investasi menguntungkan yang bisa digunakan sebagai aset di masa depan. Sebab, seiring berjalannya waktu, harga buku-buku klasik pun semakin melonjak, lho.

Mau tahu buku-buku apa saja yang menempati posisi sebagai buku dengan penjualan terbaik ? Ini dia tiga buku teratas :

  • The Little Prince. The Little Prince atau Le Petit Prince merupakan sebuah buku cerita anak yang ditulis oleh seorang bangsawan Prancis, Antoine de Saint-Exupery. Meski ditujukan untuk anak, nyatanya buku cerita ini memiliki nilai-nilai kehidupan yang cukup berat dan rumit sehingga orang dewasa pun kerasan untuk membacanya. The Little Prince dilengkapi dengan ilustrasi menarik dan berhasil menduduki posisi pertama dalam buku best seller sepanjang masa. Saking populernya, buku yang diterbitkan pada tahun 1943 ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 250 bahasa dan dialek.
  • The Lord of the Rings. Ini dia novel paling fenomenal sepanjang masa yang juga sudah diadaptasi menjadi serial film. Novel The Lord of The Rings yang ditulis oleh novelis asal Inggris JRR Tolkien ini berhasil menempati posisi kedua sebagai novel dengan penjualan terbaik. Trilogi novelnya, dimulai dari The Fellowship of The Ring, The Two Towers, dan The Return of The King ini merupakan kisah petualangan klasik yang tidak lekang dimakan zaman. Tidak hanya novelnya saja yang digandrungi oleh masyarakat, film adaptasinya pun demikian. Bahkan, tingkat popularitasnya telah mengalahkan serial fantasi Harry Potter, lho.
  • A Tale of Two Cities. Novel klasik yang ditulis oleh Charles Dickens ini konon ditulis sebagai kritik dari masyarakat Inggris. Dickens memotret ketidakpuasan kaum tani di Prancis terhadap kebrutalan kaum revolusioner. Latar belakangnya kisahnya terjadi di Paris saat masa Revolusi Prancis berlangsung. Saking klasik dan sarat maknanya, buku ini sering dijadikan sebagai acuan literatur untuk pembelajaran sastra.

Dari ketiga buku di atas, mana yang sudah kamu baca? Sharing, yuks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE