Cerita di Balik Nama Filter Instagram

Pernah mencoba aplikasi Instagram ? Hmm, pastinya pernah dong, ya. Bahkan, aplikasi tersebut sudah menjadi sosial media yang wajib Anda kunjungi setiap harinya. Hal ini tidak mengherankan. Sebab aplikasi yang populer di kalangan masyarakat pengguna provider internet ini memang sedang naik daun. Terbukti bahwa dalam satu hari, dikabarkan ada lebih dari 70ribu foto yang diunggah di sosial media tersebut. Untuk membuat tampilan pada foto semakin cantik dan menarik, Instagram menyediakan beberapa fitur editing foto mulai dari menyediakan filter, fitur no crop sehingga pengguna bisa mengunggah foto dalam ukuran berapa pun, dan juga mengedit pengaturan foto.

Filter Foto Instagram

Nah, pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana Instagram menamai setiap filter foto Instagram yang mereka sediakan? Jika Anda perhatikan, nama-nama yang digunakan Instagram sangat random dan seolah asal ‘comot’. Mulai dari Clarendon, Toaster, Juno, Inkwell, dan lain sebagainya.

  • Ludwig. Filter ini merupakan tone yang sangat populer di kalangan pengguna internet. Pasalnya, filter Ludwig bisa memberikan nuansa yang putih dan agak bluish sehingga foto yang Anda ambil terlihat segar dan tenang. Lantas, ada cerita apa di balik penamaan filter Ludwig? Ternyata, the filter is named after the famous German architect yaitu Ludwig Mies van der Rohe yang mempolulerkan sebutan ‘less is more’. Oleh sebab itu, tidak heran jika filter Ludwig ini menghadirkan kesan minimalis dalam foto yang dihasilkan.
  • X-Pro II. Selain filter Ludwig, yang paling populer di Instagram adalah X-Pro II. Filter ini akan menimbulkan kesan buram dengan tone warna yang berbeda dari warna asli foto yang diunggah. Dinamakan X-Pro II karena nama tersebut merupakan kependekan dari teknik mengambil foto yakni cross processing.
  • Crema. Anda yang suka memotret beragam jenis kopi pastinya suka sekali menggunakan filter ini. Yap, sebab dalam filter ini warna cokelat dalam foto akan keluar dan terlihat hidup sehingga menimbulkan kesan tersendiri. Crema sendiri berasal dari kesukaan para crew Instagram terhadap kopi dan jenis foto yang dihasilkan dengan filter ini akan menghasilkan creamy look.
  • Kelvin. Siapa sangka jika filter ini meminjam nama Lord Kelvin, seorang scientist yang mempelajari tentang temperatur ? Dengan demikian, tidak heran jika foto yang dihasilkan terlihat begitu terang dengan tone orange—seperti cahaya matahari. (TR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE