Ekowisata Hutan Mangrove Surabaya

Bila Anda ingin merasakan liburan yang tenang dan dikelilingi dengan pemandangan alam yang asri tanpa harus keluar dari pulau Jawa? Cobalah berkunjung ke Surabaya. Setelah mendapatkan hotel di Surabaya, Anda bisa menuju ke Ekowisata Hutan Mangrove di daerah timur Surabaya.

Hutan mangrove berfungsi untuk melindungi kawasan pesisir dari terjangan badai dan mencegah terjadinya erosi akibat air laut. Hutan Mangrove juga menyediakan nutrisi bagi ikan-ikan serta menjadi rumah bagi berbagai jenis spesies yang tidak ditemukan di kawasan lainnya. Belum lagi, kawasan ini juga menyimpan jutaan karbon dan mampu mengendalikan banjir. Karena itulah keberadaan hutan Mangrove ini sangat penting. Sayangnya, hutan Mengrove di Indonesia saat ini hanya tinggal tersisa sebanyak 3,6 juta hektar saja dari sekitar 9 juta hektar di tahun 2000 lalu.

hutan mangrove surabayaSurabaya sendiri memiliki beberapa hutan Mangrove terbesar yang ada di Indonesia, yakni Ekowisata Mangrove Wonorejo dan Kawasan Wisata Anyar Mangrove (WAM). Keduanya merupakan salah satu upaya pemerintah kota Surabaya untuk melestarikan keberadaan hutan Mangrove sekaligus mengurangi abrasi di pantai timur Surabaya.

Kawasan Ekowisata Wonorejo terletak di Jalan Raya Wonorejo Nomor 1 Rungkut. Menuju ke lokasi ini sangat mudah, karena berada di jalan raya yang memungkinkan Anda mancapainya baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Untuk menikmati kawasan ini dari dekat, pengunjung bisa menggunakan perahu berkapasits 30 orang, yang memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Pengunjung juga bisa berjalan menyusuri jogging track yang terbuat dari anyaman bambu di sepanjang hutan ini. Jogging track ini terasa sangat nyaman dan sejuk karena di kanan dan kirinya terdapat pepohonan yang menaungi Anda dari sinar matahari.

Kawasan ini merupakan habitat dari burung-burung langka yang dilindungi seperti Bubut Jawa, Kuntul, dan Raja Udang. Hutang Mangrove Wonorejo sering dijadikan sebagai area untuk menanam pohon bakau oleh para pecinta lingkungan. Selain itu, juga banyak dijadikan sebagai referensi wisata baik dalam maupun luar negeri, misalnya saja sebagai percontohan dalam proyek Mangrove Ecosystem Conversation and Sustainable Use (MECS), kerjasama antara Kementerian Kehutaan RI dan Japan International Agency (JICA).

Selain Kawasan Wisata Mangrove Wonorejo, Anda juga bisa mengunjungi hutan mangrove lain, yakni Wisata Anyar Manyar (WAM) yang berada di daerah Gunung Anyar. Kawasan ini memang merupakan kawasan ekowisata baru yang diresmikan pada tanggal 1 Januari 2010.

Di kawasan ini, pengunjung tidak hanya ditemani oleh berbagai burung eksotis, namun juga monyet berekor panjang yang berkeliaran di sekitar hutan. Sama seperti di Wonorejo, pengunjung juga bisa mengelilingi kawasan hutan dengan cara berjalan kaki dan menggunakan perahu yang bisa disewa dengan harga yang tidak terlalu mahal menyusuri sungai di sekeliling hutan.

Bagaimana, tertarik mengunjungi ekowisata mangrove di Surabaya? (raw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE