Jangan Anggap Sepele Demam Pada Anak!

demam pada anakAnak yang baru berusia beberapa tahun memang rentan terkena penyakit seperti demam, flu, atau batuk. Saat menemukan bahwa suhu tubuh anak kita meningkat, respon pertama yang kita lakukan adalah memberi obat penurun panas dan mengompres kening. Kondisi ini sering kita anggap sepele sebagai demam biasa. Secara kontekstual, demam merupakan reaksi tubuh yang alamiah terhadap suatu penyakit. Dalam usia-usia pertama, anak memang sering terkena penyakit karena daya tahan tubuhnya baru mulai terbentuk secara perlahan. Suhu badan anak akan meningkat drastis dan mulai rewel. Nafsu makan pun akan berkurang dan tubuhnya akan lemas. Poin-poin yang bisa dilakukan untuk mengurangi demam pada anak adalah dengan menggunakan tes termometer, mengompres kening dengan air hangat, memberikan obat penurun panas, dan menjaga kondisi tubuh anak agar tidak dehidrasi. Jika cara tersebut tidak berhasil menurunkan suhu tubuh anak, segera lakukan konsultasi dokter anak. Tidak perlu khawatir repot dalam melakukan konsultasi ini, karena saat ini orangtua sudah bisa melakukan konsultasi anak online yang lebih mudah dan praktis.

Namun, tahukah Anda bahwa demam bisa menjadi salah satu ‘gerbang’ penyakit yang lebih berbahaya? Jangan pernah menganggap kenaikan suhu tubuh pada anak sebagai demam biasa sebab beberapa penyakit berbahaya dimulai dari demam.

  • Yang pertama adalah penyakit demam berdarah. Seringnya, penyakit ini memang sering luput dari pandangan kita sebagai orang tua karena penyakit ini memiliki gejala yang serupa dengan flu. Anak akan mengalami demam dan suhu tubuhnya terus meningkat. Ketika suhu sudah turun, orang tua biasanya menyangka bahwa kondisi kesehatan anak sudah pulih. Padahal masa kritis anak dimulai ketika demam sudah turun karena bintik merah akan segera muncul pada kulit anak.
  • Kedua adalah gondok. Selain mengalami demam, anak juga akan merasakan sakit tenggorokan. Jika keluhan ini dirasakan pada anak, periksalah apakah terjadi pembengkakan di sekitar leher atau tidak. Sebab, gondok ditandai dengan pembengkakan pada leher.
  • Ketiga adalah cacar air. Gejalanya hampir sama dengan demam berdarah yakni demam dan muncul bintik merah, namun bedanya bintik merah itu akan berkembang kemudian mengeluarkan air jika pecah.
  • Keempat adalah tuberkulosis. Biasanya anak akan merasa demam di malam hari, batuk-batuk, hingga kehilangan kesadaran karena kejang-kejang.
  • Kelima adalah campak. Jika suhu tubuh anak sudah semakin tinggi dan muncul bintik merah, segera bawa ke dokter anak terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

One thought on “Jangan Anggap Sepele Demam Pada Anak!

  1. Pingback: Konsultasi Kesehatan Anak Online dan Offline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE