Jangan Asal saat Mendesain Tangga Rumah

Semakin banyak developer properti Indonesia yang mendirikan rumah dengan model bertingkat. Hal ini disebabkan karena beberapa alasan, salah satunya yaitu dengan luas tanah sedikit harga jual rumah tersebut bisa lebih tinggi dibandingkan dengan rumah 1 tingkat. Hal ini disebabkan karena dengan menjadikannya dua tingkat, maka luas bangunan akan bertambah, dan harga jual bangunan pun akan naik.

Desain Tangga RumahKetika berbicara tentang rumah bertingkat, tentunya akan ada satu bagian yang pasti ada di dalamnya, yaitu tangga. Yap, tangga ini berfungsi untuk menghubungkan satu tingkat ke tingkat lainnya. Selain itu, tangga yang di desain dengan tepat juga akan sangat membantu untuk memperindah tampilan rumah. Tidak jarang, keberadaan tangga ini membuat rumah tampak lebih indah, elegan, atau mewah.

Namun, tangga ini juga merupakan lokasi yang paling beresiko terjadinya kecelakaan. Tidak hanya bisa dialami oleh anak-anak saja loh, tetapi juga pada orang yang lebih dewasa. Selain itu, desain tangga yang salah, juga dapat menjadi salah satu penyebab tidak langsung tubuh kita mengalami cedera. Berikut ini, adalah beberapa kesalahan saat mendesain tangga :

  • Tinggi antar anak tangga

Ada aturan dalam membuat ukuran tinggi antar anak tangganya. Jika ketinggiannya berada dalam batas minimal (tidak terlalu tinggi), ini bukan masalah karena membuat tangga menjadi landai dan tidak terlalu beresiko mencederai tulang atau otot. Namun, tangga seperti ini akan membuat tangga membutuhkan banyak lahan. Sementara, tinggi yang mengambil batas maksimal, akan membuat kita harus bekerja keras saat akan naik atau turun. Akibatnya, semakin sering kita naik-turun melalui tangga ini, maka akan beresiko membuat kita mengalami cedera otot atau tulang, dari skala ringan hingga berat.

  • Desain railing

Antara railing dan anak tangga, biasanya terdapat tiang penyangga atau desain tertentu, baik yang terbuat dari kayu ataupun besi. Sebaiknya, hindari memberi ruang kosong yang terlalu besar pada bagian ini, karena beresiko akan berbahaya bagi anak-anak yang sedang naik-turun tangga.

  • Tinggi Railing

Jangan membuat railing yang terlalu rendah, karena akan membuat kita sulit berpegangan dan beresiko jatuh ke samping saat sedang terburu-buru. Namun, agar anak-anak dapat menjangkau railing ini, sebaiknya buatlah railing dengan dua tingkatan, untuk anak-anak dan orang dewasa. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE