Mengatasi Masalah Berbicara Anak

belajar bicara Seiring perkembangan kemampuan bayi, si kecil akan mulai belajar bicara ketika ia mulai mengoceh dan menggunakan kata-kata seperti ‘mama’ dan ‘papa’ pada usia sekitar sembilan bulan. Memasuki tahun pertama, ia juga akan mulai mengenali benda-benda dan memperhatikan suara-suara. Tetapi, apakah yang harus dilakukan ketika si kecil tidak melakukan hal-hal tersebut? Ia mungkin memiliki masalah dalam perkembangan bahasa.

Ada beberapa pertanda yang harus diperhatikan jika si kecil memiliki masalah perkembangan bahasa, antara lain:

  • Tidak menggunakan gestur seperti menunjuk atau melambai mendadahi pada usia 12 bulan.
  • Memilih gestur dibandingkan vokalisasi untuk berkomunikasi pada usia 18 bulan.
  • Kesulitan meniru suara pada usia 18 bulan.
  • Kesulitan memahami permintaan verbal sederhana.

Jika hal-hal di bawah ini terjadi ketika anak sudah di atas dua tahun, mintalah evaluasi oleh ahli.

  • Hanya dapat meniru perkataan atau perbuatan dan tidak menghasilkan kata-kata secara spontan.
  • Hanya menggunakan kata-kata atau suara-suara tertentu dan tidak bisa menggunakan bahasa lisan untuk mengkomunikasikan hal selain kebutuhan yang mendesak.
  • Memiliki nada suara yang tidak biasa.
  • Lebih sulit dipahami dibandingkan anak-anak lain yang seumuran.

Biasanya, perkataan anak pada usia 2 hingga 3 tahun sudah dapat dipahami sekitar setengah hingga 75%, dan dapat seluruhnya dimengerti bahkan oleh orang yang tidak kenal ketika anak memasuki usia 4 tahun. Jika orang di sekitar anak tidak dapat mengerti sang anak pada usia ini, maka dapat dikatakan anak mengalami masalah dalam hal berkomunikasi melalui verbal. Hal ini dapat diakibatkan masalah pada lidah, masalah pada bagian otak yang digunakan untuk produksi suara, atau hambatan perkembangan yang lebih umum. Masalah-masalah pendengaran juga dapat menjadi akibat perkembangan kemampuan berbicara yang terhambat.

Penting untuk orang tua dapat mengenali masalah-masalah ini sebelum terlambat dan perkembangan kemampuan berbahasa si kecil terhambat. Untuk jaga-jaga jika masalah ini terjadi, orang tua sebaiknya memiliki kontak ke dokter anak yang memiliki pelatihan atau pendidikan di dalam bidang patologi kemampuan berbicara atau kemampuan berbahasa. (Dana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE