Mengenal Beberapa Modul Aplikasi SAP

sap

image source: udemy

Bagi Anda yang belum tahu, SAP mungkin terdengar asing di telinga Anda. Namun demikian, sebetulnya SAP ini bukanlah sesuatu yang baru, lho. Bahkan, tanpa sadar pun Anda pasti pernah menikmati keuntungan dari implementasi SAP ini. Keberadaan Distributor SAP Indonesia membuat banyak manajemen perusahaan yang kemudian mengaplikasikan SAP untuk kegiatan operasionalnya.

Apa program SAP itu dan pentingkah menggunakannya? SAP sendiri merupakan akronim dari System Application and Product in data processing. SAP merupakan implementasi dari ERP atau Enterprise Resource Planning System. Sementara itu, ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengoordinasikan semua sumber daya, informasi, dan aktifitas yang diperlukan untuk proses bisnis secara lengkap.

Dalam praktiknya, SAP terdiri dari berbagai modul aplikasi. Modul-modul ini saling terintegrasi satu sama lain sehingga sangat memudahkan kinerja sebuah perusahaan. Beberapa modul aplikasi SAP di antaranya adalah:

  • SD atau Sales and Distribution. Modul ini sangat membantu untuk perusahaan yang bergerak di bidang penjualan karena berkaitan dengan pengelolaan customer order mulai dari proses penjualan, pengiriman (shipping), dan juga pembayaran (billing).
  • MM atau Material Management. Biasanya, modul ini banyak digunakan untuk bidang procurement karena berkaitan dengan proses pembelian dan juga pengelolaan inventaris perusahaan.
  • PP atau Production Planning. Modul PP biasanya digunakan untuk memantau proses perencanaan dan juga pelaksanaan sebuah produksi (manufacturing).
  • HR atau Human Resources Management. Modul yang cukup banyak digunakan oleh perusahaan karena berkaitan dengan HR. Mengurus dan mengintegrasikan sebagian besar proses HR, mulai dari aplikasi pendaftaran, administrasi pegawai, pembayaran gaji, dan lain sebagainya.
  • FI atau Financial Accounting. Digunakan untuk membantu kinerja tim finance perusahaan. Modul ini dilengkapi dengan standard accounting cash management (treasury) dan financial reporting.
  • CO atau Controlling. Modul yang biasanya juga terintegrasi dengan FI karena mencakup cost accounting, mulai dari cost center accounting, cost element accounting, dan analisa profitabilitas.
  • AM atau Asset Management. Modul AM akan membantu pengelolaan atas fixed assets, meliputi proses asset accounting tradisional dan technical assets management, sampai ke investment controlling.

Pada dasarnya, SAP memiliki banyak sekali modul dan bukan hanya yang sudah disebutkan di atas. Namun demikian, seringkali ahli SAP hanya menguasai satu atau beberapa modul di atas. Biasanya, jika satu modul terintegrasi dengan modul lain, seperti modul FI dan CO misalnya, barulah seseorang bisa menguasainya dengan baik karena terfokus pada satu titik yakni Financial. Semoga membantu, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE