Mengenal Money Game pada Investasi

Tetap memiliki uang meskipun sudah usia pensiun, bisa berjalan-jalan, dan menikmati masa pensiun sepuasnya adalah salah satu tujuan mengapa seseorang mengikuti investasi menguntungkan. Akan lebih baik lagi, jika hasil investasi ini dapat mereka rasakan bahkan saat mereka masih berada di usia produktif. Jadi, mereka akan mendapatkan penghasilan double, yaitu dari gaji mereka setiap bulannya, dan juga dari keuntungan investasi lagi.

Menginginkan keuntungan dan penghasilan dari berbagai sumber adalah hal yang wajar. Asalkan, Anda harus tetap cermat dan berpikir cerdas, karena keinginan inilah yang sering kali menjadikan seseorang terkena perangkap investasi bodong. Money Game, merupakan salah satu jenis investasi yang menarik banyak peminat, meskipun sudah banyak sekali orang yang terjebak di dalamnya. Agar Anda tidak terjebak dalam skema ini, cobalah pahami sistem kerjanya melalui penjelasan berikut ini.

Mengenal Money Game pada Investasi

Pemilik dari Money Game ini memegang kendali dari uang yang akan disetor oleh para investor. Setiap investor yang tertarik bergabung, diwajibkan untuk menyetor dana dengan jumlah yang telah ditentukan. Setelah dana yang disetorkan masuk, maka investor tersebut diminta untuk mencari investor lain yang nantinya akan berada di bawahnya (downline). Sebenarnya, investor tersebut boleh saja tidak mencari investor lain, namun itu artinya dia tidak akan mendapatkan keuntungan. Mengapa demikian? Karena, uang yang digunakan untuk memberi keuntungan pada seorang investor diambil dari uang yang dibayarkan oleh investor baru.

Untuk lebih jelas, kita bisa membuat skemanya seperti berikut ini :

Seorang investor “A” sudah menyetorkan uangnya sejumlah Rp. 300.000,- dalam investasi ini. Setiap kali investor “A” mendapatkan investor baru, maka ia akan mendapat keuntungan 20% dari uang yang telah diinvestasikan, yaitu sejumlah Rp. 60.000,-.

Misalnya, investor “A” berhasil mendapatkan 2 investor, yaitu investor “B” dan investor “C”, maka secara otomatis investor “A” akan mendapat keuntungan sebesar Rp. 120.000,-. Hal ini, akan berlanjut terus menerus.

Secara sepintas, investasi ini memang terlihat mudah dan menguntungkan. Apalagi, keuntungan yang Anda dapatkan cukup besar, sementara modal yang diinvestasikan tidak terlalu besar. Tapi, kebayang nggak sih, kemana sisa uang yang dibayarkan oleh investor “B” dan investor “C” setelah dipotong untuk keuntungan investor “A”? Dan, bagaimana jika investor “B” atau investor “C” tidak mendapatkan investor baru?

Hal inilah yang menyebabkan Money Game bisa dikatakan sebagai investasi tipuan namun terselubung. Ketika Anda menyadarinya, Anda tidak tahu bagaimana harus menghubungi pemilik investasi ini. Anda hanya bisa menghubungi orang yang memasarkan investasi ini pada Anda, namun itupun belum tentu banyak membantu.

Jadi, setelah mengenal sistem kerja investasi ini, semoga tidak ada lagi yang terjebak yah. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE