Mengenali Kerusakan Transmisi Otomatic Pada Mobil

Mengenali permasalahan pada mobil matic memang susah-susah gampang. Dibilang susah, karena untuk mengenali sesuatu yang aneh pada mobil bagi para pemula memang agak sulit. Dibilang gampang, karena sesungguhnya mengenali keanehan pada mobil matic sangat mudah asal tahu caranya. Bahkan satu masalah pada mobil matic bisa diatasi dengan cara ganti oli mobil saja, lho.

Transmisi Mobil Matic

Salah satu kerusakan yang paling sering terjadi pada mobil matic adalah kerusakan pada transmisi otomatic. Meskipun, kerusakan ini sebenarnya bisa dihindari bila pemilik mobil tahu perawatan dasar mobil miliknya. Nah, bila sudah terlanjur terjadi, mengenali permasalahan ini pun cukup gampang karena bisa diketahui saat mengemudikan mobil. Tanpa harus membawanya ke bengkel, pengguna juga bisa tahu jika mengetahui tanda-tandanya. Lantas, apa saja gejala kerusakan transmisi otomatic pada mobil? Berikut daftarnya:

  1. Ketika transmisi dipindahkan, terdengar suara aneh. Misalnya, ketika kita memindahkan dari N ke D atau dari P ke R, suara yang keluar tidak mulus dengan durasi yang cukup lama. Biasanya, hal ini bisa menjadi gejala sederhana untuk indikasi kerusakan transmisi.
  2. Tarikan mobil berat. Ketika sedang mengemudi dan melepas pedal rem, mobil akan terasa bergetar atau menghentak-hentak. Tidak hanya itu, tarikan mobil yang tadinya ringan pun terasa berat. Biasanya, hal ini terjadi karena ada kerusakan pada TCM speed sensor atau solenoid pressure untuk transmisi elektrik. Kalau mobil berjenis matic konvensional, maka kerusakan bisa saja terjadi pada oli bocor sehingga tak kuat mengangkat perpindahan gigi.
  3. Getaran saat mengemudikan mobil. Jika ketika sedang mengemudi, kita merasakan getaran dari bagian transmisi, maka hal tersebut patut dicurigai. Sebab bisa saja kampas kopling sudah tidak layak atau mungkin sudah aus.
  4. Susah memindahkan gigi. Salah satu pertanda transmisi otomatic mulai rusak adalah sulitnya melakukan perpindahan gigi. Gigi transmisi akan mengunci di posisi tertentu dan tidak bisa dioperasikan saat hendak digunakan. Ini tentunya sangat berbahaya dan harus segera diatasi.

Nah, jika kalian menemukan satu atau seluruh tanda di atas, sebaiknya langsung bawa mobil ke bengkel langganan dan lakukan perawatan terhadap transmisi otomatic ini.  Semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE