Pahami Fungsi Over Drive Pada Mobil Matic

Banyak orang yang mengira bahwa Anda sudah memaksimalkan perlindungan mobil dengan produk pelengkap asuransi mobil All Risk, artinya bebas mengendarai mobil seenaknya. Toh, kalau sampai rusak kan biaya perbaikan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Yah, mungkin pemikiranmu tidak sepenuhnya salah, tapi bukannya kamu akan mengalami kerugian lain selain dari masalah biaya? Misalnya saja seperti kerugian karena kamu nggak bisa membawa mobil kesayanganmu saat masa perbaikan. Pasti terasa menyebalkan, kan?

Over Drive Pada Mobil Matic

Nah, supaya kamu bisa selalu membawa kendaraan kesayanganmu, coba deh untuk lebih memperhatikan penggunaan atau cara menyetirmu. Siapa tahu, ada kebiasaanmu yang sebenarnya dapat berisiko mempercepat kerusakan mobil. Jika kamu adalah pengguna mobil dengan transmisi matic (automatic), biasanya salah satu kesalahan yang paling sering terjadi yaitu penggunaan over drive.

Yap, over drive atau OD adalah satu gigi tambahan pada mobil matic yang sering membuat orang bingung. Pada beberapa jenis mobil, OD ini ditandai dengan sebuah tombol yang terdapat pada tuas gigi, sementara beberapa jenis mobil membuatkan satu space khusus yang ditandai dengan tanda 3. Namun, untuk mengetahui dengan pasti lokasi dan cara mengaktifkan OD pada mobil kesayanganmu ini, kamu bisa membacanya di buku manual.

OD merupakan suatu kondisi rasio gir tertentu, dimana jumlah gigi penggerak akan lebih besar dibandingkan dengan gigi yang digerakkan.Akibatnya, kecepatan mobil akan meningkat namun tenaga akan terasa berkurang. Fungsi OD biasanya digunakan saat kamu membutuhkan kecepatan tinggi, seperti saat sedang tanjakan yang tidak terlalu tajam atau saat ingin menyalip kendaraan lain. Biasanya OD akan diaktifkan ketika kendaraan mencapai kecepatan 60km/jam.

Pada saat OD dalam kondisi tidak aktif, maka kendaraan akan memiliki batasan hanya bisa mencapai gigi 3 saja, tidak akan pernah meningkat ke gigi selanjutnya. Sementara, saat OD diaktifkan, maka gigi akan dapat meningkat ke gigi 4. Namun, OD tidak boleh diaktifkan untuk berkendara biasa, karena dapat berisiko mempercepat kerusakan. Maksudnya, saat mobil berada dalam kecepatan normal di bawah 60km/jam, maka matikan OD. Sebaiknya, OD hanya diaktifkan saat dibutuhkan saja.

Selain itu, ada satu hal yang harus diingat baik-baik mengenai lampu indikator OD ini. Lampu indikator akan menyala pada saat OD dalam kondisi tidak aktif, dan akan mati pada saat OD dalam kondisi aktif. Sebab itulah, pada lampu indikator biasanya tertulis “OD Off”. Jadi, jangan sampai kebalik ya. (Vita)

2 thoughts on “Pahami Fungsi Over Drive Pada Mobil Matic

  1. Pingback: Maksimalkan Penggunaan Mobil Matic

  2. Pingback: Tips Mengendarai Mobil Matic bagi Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE