Perkembangan Stadion Gelora Bung Karno

Kalian pasti tidak asing dengan gelora bung karno (GBK), terutama bagi kalian yang sering menyaksikan pertandingan sepak bola. Stadion utama di gelora ini tidak hanya berfungsi untuk mengadakan pertandingan sepak bola saja, tapi juga sering digunakan untuk mengadakan konser musik artis-artis luar negeri. Hotel di Jakarta yang sering digunakan untuk menginap para artis yang mengadakan konser disini yaitu Sultan hotel jakarta, karena lokasinya yang sangat dekat dengan gelora ini sehingga tidak perlu waktu yang lama untuk mencapai lokasi konser.

perkembangan glora bung karnoStadion GBK di bangun pada tahun 1958 sebagai jawaban atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Asia Games yang akan diadakan pada tahun 1962. Setelah Indonesia terpilih, presiden Soekarno segera merencanakan untuk membangun sebuah stadion megah, luas, berstandar internasional. Stadion ini di bangun selama kurang lebih 4 tahun (1958 – 1962) dengan menghabiskan dana sekitar US $12,5 yang didapatkan melalui kredit lunak dari Uni Soviet dan pada saat itu adalah satu-satunya stadion dengan model atap “temu gelang” di dunia. Stadion ini mampu menampung jumlah penonton hingga 100ribu orang, dan merupakan salah satu stadion terbesar di dunia. Sampai saat ini, stadion ini masih menjadi stadion terbesar di Indonesia dengan standar internasional dan sering digunakan untuk mengadakan pertandingan bertaraf internasional.

Pada masa pemerintahan orde baru, nama stadion ini sempat diubah menjadi stadion utama senayan. Namun setelah masa orde baru berakhir, nama stadion ini dikembalikan menjadi stadion Gelora Bung Karno berdasarkan pada surat keputusan Preiden No. 7/2001. Menjelang Asia Games tahun 2007 stadion ini direnovasi dan kapasitas penontonnya saat ini berkurang menjadi 88.083 tempat duduk.

Sudah banyak sekali pertandingan bertaraf internasional yang di adakan dalam stadion ini, juga konser-konser artis luar negeri. Selain itu, stadion ini juga sering digunakan untuk kampanye partai, kegiatan keagamaan, acara peringatan hari besar, kegiatan test CPNS, dan kediatan lain yang membutuhkan kapasitas dalam jumlah besar. Karena itulah stadion ini bisa juga disebut stadion serbaguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE