Tempat Wisata yang Menyimpan Sejarah Kelam

Tempat Wisata yang Menyimpan Sejarah KelamMaraknya promo internet banking untuk para nasabahnya memang sangat menarik untuk dilewatkan. Apalagi sekarang ini, promo yang ditawarkan selalu berhubungan dengan lifestyle, culinary, dan juga traveling. Hmm, sangat menggoda sekali untuk dimanfaatkan, bukan? Well, bagi Anda yang ingin berlibur tapi masih bingung untuk menentukan destinasi, mengapa tidak coba empat tempat di bawah ini? Tempat-tempat berikut ini memang akan berbeda dengan tempat yang biasa Anda sambangi karena sejarah kelam yang terjadi di masa lalu. Akan tetapi, mengunjungi tempat ini akan membuat Anda merasakan pengalaman tersendiri dan menjanjikan nuansa mistis yang kental.

  • Kamp Auschwitz, Polandia. Kamp ini merupakan satu dari sekian puluh kamp konsentrasi yang didirikan Nazi untuk menahan warga yang dianggap menghalangi gerakan revolusi yang dijalankan Nazi. Tidak terbayangkan bagaimana kejam dan sadisnya peristiwa itu. Auschwitz menjadi saksi bisu bagi para penduduk yang dipaksa untuk melakukan kerja paksa dan juga pemusnahan massal. Penduduk di Polandia ini juga dijadikan kelinci percobaan untuk formula gas beracun dan suntikan yang mengerikan. Hingga saat ini, Kamp Auschwitz masih berdiri kokoh sebagai wisata sejarah di mana para wisatawan datang berbondong-bondong untuk mengenang korban yang meninggal akibat perbuatan Nazi.
  • Nanjing Massacre Memorial Hall, China. Pada tanggal 13 Desember 1937, tempat ini menjadi saksi tewasnya warga China yang dibunuh oleh pasukan Kekaisaran Jepang. Mereka dibunuh dengan sangat kejam dan dibukur di satu daerah secara bersamaan. Tidak heran jika sudut kota Nanjing, yakni Jiangdongmen, dikenal sebagai lubang sepuluh ribu mayat untuk menggambarkan betapa banyak warga yang tewas karena kejadian tersebut.
  • Murambi Genocide Memorial Centre, Rwanda. Pada tahun 1994, situs yang berada di Distrik Murambi ini merupakan sebuah gedung sekolah bernama Murambi Technical School. Pada tahun tersebut, terjadi konflik antara Suku Hutu dan Tutsi yang kemudian berakhir pembantaian dan menewaskan ratusan perempuan dan anak-anak. Hingga saat ini, situs tersebut menjadi museum yang bisa dikunjungi oleh siapa saja untuk memperingati para korban.
  • Ladang Pembantaian Choeung Ek, Kamboja. Ketika pasukan Khmer Merah menyerang pada periode tahun 1975-1979, banyak warga sipil yang meninggal di lokasi pembantaian ini. Istilah ladang pembantaian sendiri diciptakan oleh Dith Pran, wartawan yang berhasil selamat dari pembantaian tersebut. Tragisnya lagi, tempurung kepala dari para korban ini dikumpulkan dan dipamerkan dalam lemari kaca. Tampaknya, tragedi ini menyisakan luka yang sangat mendalam bagi masyarakat Kamboja. Para pengunjung yang menyambangi situs ini pun dilarang tersenyum atau pun tertawa untuk menghormati korban yang berjatuhan saat kejadian tersebut.

Tertarik untuk mengunjungi empat lokasi di atas?

One thought on “Tempat Wisata yang Menyimpan Sejarah Kelam

  1. Kang adie

    boleh juga berlibur ke tempat seram begitu, well dapat menambah pengetahuan,
    boleh donk informasi harga nya,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE