V-Belt Motor Matic Berbunyi? Ini Penyebabnya!

Adanya bunyi nyit-nyit pada v-belt motor matic pada saat dikendarai, terkadang membuat Anda khawatir. Betul? Memang sih, jika v-belt motor matic sudah berbunyi Anda harus siap siaga. Kenapa? Yaa, itu menandakan v-belt motor matic Anda harus diganti. Jika Anda tidak menggantinya, tidak menutup kemungkinan tiba-tiba v-belt motor matic Anda malah mengalami kebocoran, dan kadangkala membuat motor matic rusak parah. Meskipun v-beltnya sudah Anda olesi dengan oli terbaik untuk motor sekalipun, tapi jika v-belt tidak diganti sama saja bohong. Tetap saja, motor matic akan mengeluarkan suara nyit-nyit.

V-Belt Motor Matic

Munculnya bunyi nyit-nyit pada v-belt motor matic, biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Apa sajakah itu?

  1. Banyaknya kotoran yang terdapat di V-belt. Penyebab utama munculnya bunyi nyit-nyit pada motor matic Anda yaitu banyaknya kotoran yang terdapat di v-belt motor. Jika kotoran yang melekat pada v-belt tidak dibersihkan, hanya akan menimbulkan kerusakan pada motor. Cara jitu yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kotoran pada v-belt di motor matic yaitu mengganti atau membeli v-belt baru.
  2. Pergerakan tidak normal pada clutch housing (rumah kopling) dan cluth carrier (kompas ganda). Keluarnya bunyi nyit-nyit pada v-belt motor matic, disebabkan oleh tidak normalnya pergerakan pada cluth housing dan cluth carrier. Apabila sudah terjadi pergerakan yang tidak normal, tidak menutup kemungkinan akan adanya rembesan gemuk. Seringnya terjadi rembesan gemuk, hanya membuat v-belt aus.
  3. Tali kipas atau fan belt kendor dan retak. Kendor dan Retaknya tali kipas atau fan belt juga bisa menyebabkan bunyi nyit-nyit pada motor matik. Jika lama-lama didiamkan, hanya akan mengakibatkan kebocoran pada v-belt. Untuk mengatasinya, cobalah memperbaik kembali tali kipas atau fan belt. Kalau Anda tidak bisa memperbaikinya, maka Anda bisa membawanya ke bengkel terdekat.
  4. V-Belt sudah tua. Faktor penyebab lainnya yang membuat munculnya bunyi nyit-nyit pada motor matic yaitu sudah tuanya v-belt yang digunakan untuk motor matic. Nah, jika v-belt sudah tua alangkah baiknya segera mungkin mengganti v-belt yang baru. Hal ini bertujuan, agar v-belt tidak mengalami kebocoran, dan membuat motor matik rusak.

Penting untuk diketahui, apabila motor matic Anda sudah menempuh perjalanan lebih dari 20.000 km, sebaiknya gantilah v-belt motor matic dengan yang baru. Ini berfungsi, agar v-belt motor matic tetap selalu bagus, dan bebas dari kebocoran. –SH–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE