Waspada, Jangan Mengguncang Bayi Terlalu Keras

gendong bayiBanyak orangtua yang senang menggendong bayinya kapanpun. Tidak hanya ketika bayi sedang menangis saja, tetapi juga ketika bayi sedang diam sekalipun. Sebenarnya, menggendong bayi terlalu sering tidaklah salah dan merupakan salah satu perawatan bayi yang memberi dampak positif, karena hal ini bisa semakin mempererat kedekatan antara Anda sebagai orangtua dengan sang buah hati.

Namun menggendong bayi harus dilakukan dengan cara yang benar. Sayangnya saat ini banyak orangtua yang karena merasa gemas atau terlalu bersemangat bermain dengan bayinya justru mengguncang bayi dengan agak kencang saat menggendongnya. Bahkan banyak juga ayah yang menjadikan bayinya seperti pesawat terbang dan memutar bayinya dengan cukup cepat karena merasa bayinya senang tanpa menyadari dampak yang bisa terjadi.

Shaken baby syndrome, merupakan salah satu dampak yang bisa terjadi ketika Anda melakukan hal-hal tersebut. Ada beberapa bayi yang mungkin langsung menunjukkan adanya masalah tetapi banyak juga yang tidak langsung terlihat sehingga orangtua merasa aman-aman saja.

Menurut situs healthline.com, shaken baby syndrome adalah sebuah kondisi serius yang terjadi akibat guncangan hebat yang terjadi pada bayi. Kondisi tersebut juga bisa terjadi ketika bayi mengalami guncangan kecil yang berlangsung selama 5 detik. Hal tersebut disebabkan bayi masih memiliki otak dan leher yang lemah. Selain itu, bayi juga memiliki pembuluh darah yang lembut, sehingga ketika guncangan terjadi terlalu keras atau berlangsung lama bisa menyebabkan otaknya membentur tulang kepala. Dampaknya dapat menyebabkan otak bayi mengalami cedera ringan hingga berat, bahkan bisa membuatnya mengalami pendarahan otak.

Sebagian besar kasus shaken baby syndrome terjadi pada bayi berusia 2 hingga 5 bulan. Sebab pada usia inilah bayi cukup sering menangis sehingga intensitas bayi digendong cukup tinggi. Apalagi ketika bayi yang menangis tidak juga berhenti, maka banyak orangtua yang kemudian mengayunkan bayinya agar berhenti menangis. Ayunan tersebut akan terus berlangsung hingga bayi berhenti menangis dan bisa saja berlangsung lama, lebih dari 5 detik.

Semoga setelah mengetahui hal ini Anda jadi lebih waspada saat menggendong bayi ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.