Yuk… Ajarkan Anak Bahasa Inggris Sejak Dini

belajar bahasa inggris dasar EFAda ungkapan yang mengatakan ‘belajar di waktu muda bagaikan mengukir di atas batu, sedangkan belajar di waktu tua bagaikan menulis di atas air’. Ungkapan ini menggambarkan pentingnya menuntut ilmu di waktu muda. Selain itu, sains juga mendukung pepatah ini. Banyak riset yang mendukung bahwa anak lebih reseptif terhadap pengetahuan baru di masa kecil, terutama dalam menangkap bahasa. Oleh karena itu, belajar bahasa Inggris anak usia dini menjadi hal yang banyak dilakukan oleh orang tua belakangan ini.

Anak-anak secara alami mengerti bahwa bahasa adalah sesuatu yang dapat dijelajahi, hal yang dapat dimain-mainkan, dan dapat dinikmati. Inilah sebabnya mengapa anak dapat dengan cepat menangkap bahasa ibu mereka. Anak-anak yang kreatif juga kadang dapat membuat kata-kata baru. Antusiasme anak inilah yang dapat digunakan oleh orang tua sebagai alat yang ampuh untuk mengajarkan bahasa baru kepada anak.

Belajar bahasa lain selain bahasa ibu juga akan mendukung kepercayaan diri anak, karena rasa keberhasilan yang datang dengan setiap pencapaian mempelajari suatu bahasa dapat mendorong anak agar percaya dirinya terbangun dan menanamkan passion untuk belajar pada usia dini, hal yang agak sulit untuk dibangun ketika anak sudah memasuki usia sekolah. Mengingat anak lebih mudah belajar bahasa pada usia dini, mendapatkan kepercayaan diri dan passion belajar lebih mudah pada usia keemasan perkembangan otak ini.

Salah satu manfaat lain yang dinikmati anak yang belajar bahasa asing sejak usia dini adalah perkembangan otak yang lebih pesat. Bukan hanya dalam hal bahasa, anak-anak yang sudah bilingual sejak dini memiliki otak yang lebih terlatih dan berdampak positif kepada ingatan, kemampuan memproses informasi, dan penginderaan seorang anak.

Keberanian anak dalam mempelajari bahasa dan kemampuan naturalnya dalam mendengar dan mengulang apa yang mereka dengar juga akan membantu mereka mengembangkan aksen yang lebih mirip dengan penutur asli dengan mudah, sebuah hal yang seringkali dianggap sulit oleh orang dewasa.

Mengingat banyaknya manfaat yang dapat diraup oleh anak yang sudah mendapatkan dua bahasa dari kecil, orang tua tidak usah takut untuk memberikan pendidikan dalam bahasa ibu dan bahasa Inggris, karena bukannya mereka membiarkan salah satu bahasa menjadi lebih dominan, anak akan lebih mudah menangkap kedua bahasa dan juga memiliki kemampuan otak yang lebih baik. (Dana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll Up
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE