Aliran Air Keran Mengecil? Cek Beberapa Penyebabnya, yuk!

kran airAir adalah kebutuhan hidup setiap manusia. Sehari-harinya, air dibutuhkan untuk mandi, masak, hingga minum. Jadi, nggak heran kalau ketersediaan air, baik dari jumlah hingga kelancaran aliran air, bakal memengaruhi kinerja seseorang di rumah. Lalu, gimana kalau aliran air keran mengecil padahal kamu sudah pakai produk keran air  yang sesuai dengan kebutuhanmu? Hmm, cek dulu beberapa penyebab mengecilnya aliran air keran di bawah ini, yuk!

Sumber air yang berkurang

Salah satu penyebab umum aliran air keran mengecil adalah gangguan pada asal atau sumber air yang digunakan di sebuah hunian. Misalkan jika kamu menggunakan air sumur, debit air dapat berkurang lantaran suhu, tekanan, udara, ataupun cuaca tertentu. Alhasil, air yang “naik” ke pipa tidak begitu memadai dan aliran kerannya menjadi kecil.

Namun kalau kamu menggunakan air PDAM, kamu bisa langsung menghubungi pihak terkait untuk menanyakan alasan dan melaporkan kasus mengecilnya aliran air keran di rumahmu.

Posisi toren yang kurang tinggi

Penyebab lain menurunnya aliran air keran adalah posisi toren air yang kurang tinggi. Pasalnya, ketinggian toren akan memengaruhi jumlah debit air yang keluar di keran. Jadi, semakin tinggi sumber air (posisi toren), maka akan semakin besar pula tekanan atau aliran air yang keluar melalui keran air (Kompas.com).

Instalasi pipa yang terlalu berbelit

Selain sumber air dan posisi toren, instalasi pipa air yang mengalirkan air juga punya andil terhadap jumlah debit air yang keluar dari keran. Kalau alur pipa yang menyabungkan toren dan keran di rumahmu cukup berbelit atau banyak belokan, debit air juga bisa mudah mengecil karena aliran air harus banyak berganti arah saat melewati instasi pipa. Pada akhirnya, aliran air keran mengecil.

Penumpukan kotoran

Penyebab lain yang membuat aliran air jadi mengecil adalah munculnya tumpukan kotoran di dinding pipa air. Adapun sumber kotoran ini adalah debu-debu kecil yang terbawa bersama air namun tertinggal dan malah membentuk kerak di dinding pipa air. Lama-kelamaan, kerak di sepanjang jalur pipa akan menutupi jalur aliran air dan debit air yang mengucur menjadi kecil.

Di luar keempat penyebab di atas, aliran air yang mengucur kecil juga dapat disebabkan oleh ukuran pipa yang terlalu kecil atau tidak adanya pompa pendorong air pada instalasi perpipaan di rumah.

Nah setelah mengetahui beberapa sumber masalah di atas, semoga kamu bisa segera mengatasi masalah aliran air keran mengecil yang sedang kamu alami, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.