Memahami Print Head pada Printer Inkjet

kepala printerBeberapa tahun belakangan, printer inkjet menjadi primadona hampir di segala kalangan konsumen: mulai dari rumahan hingga perkantoran. Alasannya adalah printer A3 ataupun A4 ini menawarkan harga ekonomis dan perawatan mulus namun memberikan hasil cetak yang fantastis. Salah satu komponen yang mendukung keunggulan tersebut adalah adanya print head.

Apa yang dimaksud dengan print head? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Apa itu print head?

Print head atau kepala printer merupakan komponen printer inkjet yang menjadi tempat tinta. Seperti namanya, bagian ini umumnya berada di bagian atas printer dan dilengkapi dengan nozzle sangat kecil (semacam jarum) yang bertugas untuk menyemprotkan tinta pada media atau kertas cetak.

Inovasi print head ini baru ada ketika printer inkjet hadir. Dulu, sebelum ada print head (dan nozzle kecil), tinta printer umumnya menyentuh langsung kertas cetak melalui sebuah presser. Sehingga, sering kali proses cetak berakhir kacau balau ketika presser menyentuh media. Hilangnya presser pada printer inkjet inilah yang membuat harga printer ini lebih ekonomis. Sebab, untuk mengganti tinta, pemilik printer tinggal mengganti cartridge tinta saja.

Cara kerja print head

Setelah memahami print head, mungkin Anda kelak bertanya-tanya, memang seperti apa cara kerja print head ini? Mengutip situs Large Document Solutions, setiap produsen printer inkjet menggunakan teknologi yang berbeda untuk print head. Meski semuanya melakukan pekerjaan utama yang sama, namun saat ini terdapat dua teknologi yang banyak digunakan pada print head: Piezo dan Thermal.

Print head Piezo

Print head Piezo biasanya punya lapisan tipis berupa film yang terkoneksi pada listrik. Jadi, ketika printer disambungkan pada daya listrik, film itu akan bergetar hingga bagian atasnya melentur dan menekuk hingga tinta dalam print head keluar dari nozzle. Menurut laman Large Document Solutions, print head ini cocok dengan berbagai macam tinta—mulai dari tinta yang berbasis air, minyak, hingga pelarut ramah lingkungan—karena tidak menggunakan panas dalam proses pencetakan.

Print head Thermal

Berlainan dengan Piezo, print head Thermal menggunakan panas untuk mencetak dokumen. Panas dalam print head berfungsi untuk mendidihkan tinta hingga menjadi gelombang udara dari uap tinta. Gelembung udara ini kemudian meledak kearah nozzle seiring dengan tekanan dari panas yang muncul. Karena membutuhkan panas dalam prosesnya, print head Thermal hanya kompatibel dengan tinta berbasis air.

Demikianlah ulasan tentang print head pada printer inkjet. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.